Entri Populer

Senin, 23 Mei 2011

Biarlah

Kau yang hadir dikesunyianku
Membisikkan nyanyian cinta semusim di penghujung tahun
Taukah engkau bahwa syairmu mencairkan hatiku
Seperti kidung diantara kisi kisi hatiku
Yang kini merekah diantara gerimis rinduku

Kau yang hadirkan melodi cinta
Menebar rasa indah rata keseluruh jiwaku
Satu persatu hatiku bagai kau sirami kasihmu yang menyentuh
Hingga kurindu bersandar dalam pelukkanmu

Biarlah kunikmati rasaku yang melangit
Menari diantara anganku tentang hadirmu malam ini
Jangan menjauh karena aku inginkan dirimu mendekapku dengan cintamu
Karena semusim belum cukup kumerajut hasratku menikmati senyummu
Biarlah aku sabar menunggu saat kau hadir dalam kesempatan waktu

CINTA PURBA KITA

Duhai 
Ketika kita tak sanggup mengingkari
Tentang rasa yg tersimpan dilaci hati
Aku hanya sanggup terdiam
cinta yang menua dalam genggaman
Tak jua menguap kenegri langit

Bukan kututupi
Rahasia rasa yang tak jua pergi
Demikian engkau cinta purba yang abadi
Melintas bagai pelangi disenja hari

Duhai
Kita telah pula  mengerti
Cinta ini tak mungkin saling kita bagi
Telah kita lalui lintasan waktu tampa kata
Tampa senyum tampa canda

Namun ketika angin mengugurkan daun kering
Kita berjumpa selintas diantara cahaya
Mata hati tak sanggup berdusta
Cinta purba meneteskan air mata legenda
Kaupun masih dengan senyum purbamu
Dengan binar terkesima kau berucap
merpatiku.....
kau tak pernah lepas dalam ruang hatiku...


17- April-2011

Minggu, 22 Mei 2011

LELAKI TAK BERWAJAH

Sederet malam telah usai kulalui
Tampa beban hingga aku asik berdiskusi
Tentang emosi jiwa dalam cakrawala sunyi menyesak hati


Pelan ku meraba bumi mencari lelaki tak berwajah didunia imajinasi
Meratap iba dalam nuansa rinduku yang mati suri
Dimanakah engkau sang lelaki
Hatiku meradang tersiksa mencari sejatinya engkau yang tersembunyi


Kutanya pada malam tentang engkau yg tak jua tampakkan wajah
Namun kata katamu bagaikan sederet melodi yang menentramkan jiwa
Datanglah kepadaku duhai engkau
Mendekap sunyiku dengan indahnya kalimat ajaibmu


Sampai kapan kau biarkan kumerindu
Tampa kutau siapakah engkau sang lelaki tak berwajah
Dengan esensi kejujuran yang mengila ketika bicara apa adanya
Tentang hidup,dan realita yang nyata adanya
Aku merindukan diskusi tentang nurani yang lelah




Datanglah ...malam telah tercipta...
Disini aku berkisah tentang engkau yang tak juga pernah ada
Hanya untaian kata semisal dalam syair sunyi tak bertuan
Kau hanya lelaki tak juga berwajah




17 April 2011 jam : 18:43