Entri Populer

Kamis, 17 Maret 2011

HUJAN MENDERAS

Hujan menetes juga nyatanya
Selitas mendung yg mengantung
Akhirnya berurai curah yg tak terbendung
Mampukah petir tak mengelegar di waktu siang
Seakan membelah bumi nyaring berbicara lantang

Tetes gerimis yg lembut tak lagi sanggup teraba bahkan hingga badai datang
Selintas seperti air yg bergegas menyentuh bumi
Pada hal kumelihat tangis diantara air dan angin
Mana yg membuat hujan menjadi reda
Angin kencang yg berhembus
Atau air yg berurai rata keseluruh tanah

Aku hanya diam melihat celoteh riang sang peniup awan
Baik ketika bersendagurau menyapa setiap yg ada disekitarnya
Tak cukupkah aku..yg melihat mendung
Tak cukupkah aku yang menghibur awan
Tak cukupkah...hingga harus hujan berurai

BUKAN AKU TAKUT TAPI AKU BELUM SIAP

Otak adalah pusat kehidupan.
Segala aktivitas kehidupan, hingga yang sekecil-kecilnya,
hanya bisa terjadi melalui mekanisme yang diatur oleh otak.
Dalam waktu yang bersamaan otak harus menjalankan beribu-ribu aktivitas sekaligus.
Saat tiba-tiba mendengar suara klakson dari belakang maka secepat kilat otak menyuruh kaki meloncat ke tepi, menyuruh leher menoleh ke belakang, menyuruh mata membelalak, menyuruh otot-otot menegang untuk mengatasi situasi darurat, menyuruh jantung memompa darah lebih kencang, menyuruh hidung tetap bernafas, dan masih banyak lagi yang harus diaturnya, bahkan terkadang masih sempat-sempatnya menyuruh mulut memaki orang.

Kanker otak merupakan pembunuh yang bekerja diam-diam. Kehadiran kanker otak kadang sangat sulit dideteksi.
Gejala umum kanker otak adalah kepala pusing dan mual/muntah.
Ketika saya divonis kanker otak dan hidup saya tidak akan lama lagi
hmm saya gak mau pusing walau kepala saya pusing,
Bahkan saya tetap merasa gembira

"Saya berikan terapi herbal, mudah-mudahan bisa menstabilkan syaraf di bagian otak.
Tumornya masih di bawah mili (kecil), tanpa operasi pun mudah-mudahan bisa disembuhkan,
Tapi aku sudah sekali operasi...
Lama aku tak merasa pusing , baru beberapa hari ini sakit kepala kurasakan lagi.
God..jangan ambil nyawaku...
Tapi..sudahlah...yg kutakutkan bukan kematian itu melainkan sudakah kusiapkan segala amal perbuatanku,
Siapkah orang orang yg mencintaiku menganggap aku tak pernah ada..
Siapkah dengan kesendirian yg benar benar sendiri..God dont let me alone

I LOVE U FOREVER

HADIAHKAN KEPADAKU SURGAMU

Berikan aku hadiah
Memandang ,laut,pasir,juga gelombang
Biarkan kupandang rembulan juga sinar bintang
Karena ingin kutinggalkan pesan dihamparan pasir putih hingga gelap membawaku pulang
Bisikkan padaku bahwa kau yg akan mengengam setiap keluhku yg ingin kunyanyikan
Diantara camar camar putih yg bermain diantara batu karang

Berikan aku hadiah
Cicin pengantin yg belum sempat kukenakan
Selipkan dijemariku untuk kuikrarkan bahwa aku  adalah pengantinmu
Malam belum usai walau cerita telah  meninggalkan noktah merah yg kau inginkan
Lalu membawaku kehilangan taman indah firdausku bekalku menunggu disurga
Ijinkan ku berdiam memandang laut yang tak berbatas
Hingga fajar mendekapku dikesunyian yg nikmat

Berikan aku hadiah
Alquran dan seperangkat alat sholat
Sebagai semula kau nikaihi aku dalam walimah yg sesungguhnya
Hingga kubisikkan bahwa aku adalah pengantinmu dalam suka dan dukamu
Lalu kita berikrar untuk yg kedua bahwa kau sanggup menjadi imam islamku selama hidupku
Aku telah memilihmu lama sebelum hatiku tau bahwa cinta itu adalah sesuatu yg tak mungkin bagiku..
Sesungguhnya yg kurindu adalah hadiah surgamu untuk bekalku pulang