Maukah kau berbagi padaku...tentang apa yg kau sembunyikan dihatimu...katakan saja karena aku malaikat kebaikanmu...tak perlu sembunyi karena aku butuh kejujuranmu...dengan begitu kau terjaga dari hal yg buruk...
Maukah kau datang padaku disetiap gundah yg hanya kau tau...tak usah ragu karena aku selalu ada di pundak kananmu...tetap saja berjalan seperti yg telah kau lakukan...jangan dengarkan suara yg lain yg akan memenuhi catatan kealfaanmu..
Maukah kau yakin hanya satu pintu tempatmu tertuju dimana tak akan lebih berharga disuatu masa suami anak harta dan handai tolan kecuali kepada qalbum salim.... hati yg selamat...janji itu tak akan ingkar karena pintu itulah yg kelak harus kau tuju...
Saat diammu diserambi masjid istiqomah sesungguhnya kau jujur sampaikan hatimu...tampak jelas dikedua pasang bola matamu..genangan air mata yg hanya kau saja yg tau...ada apa dgn mu
Saat bibirmu rapat tampa kata... hatimu tetap dgn zikir yg tak terputus.... maka saat itulah hatimu bercerita kepada sebuah pintu besar di hadapanmu...begitu besar hingga dunia ini begitu kecilnya.
Saat tasbih tergengam erat...seolah mencengkram asamu yg terkait...makaa saat itulah jiwamu bersamanya yg membisikan kekuatan yg luar biasa dasyatnya melebihi guntur yg mengelegar ataupun gempa bumi
Maukah kau berbagi padaku tentang indahnya hidup yg harus dijalani sebaik baiknya...hingga sampai pada waktunya kau nikmati hidup yg abadi dgn keindahan yg tak kau temukan dimuka bumi ini...
Maukah kau tetap berdiam sesaat... menepiskan kemarahan yg justru merendahkan nuranimu...diamlah dulu dgn tetap berfikir baik dgn kehendak tuanku yg agung...hingga redalah kemarahanmu dgn kemuliaan ahlakmu..
Maukah kau yakin pada batas pandangmu yg terbatas...bahwa kau tak sendiri berjalan...karena setiap langkahmu...setiap helaan nafasmu...setiap gerak jari...bahkan setiap detak jantungmu kau tak pernah sendiri....ada mata besar yg tak kan luput drmu
Sekalipun kau demikian pandai tak mungkin kau mampu sembunyikan darinya...yakinlah bahwa gundahmu tak berharga apapun...karena itu sekedar sentilan kecil yg justru akan membuatmu kuat dan tegar...karena jika dia kehendaki maka hal yg dasyat dr sunami tentulah sangup dia perintahkan .
Maka berbaik sangkalah pada tiap debu yg mengenai matamu dgn demikian kau temukan kebaikan debu yg mengenai bola matamu...
diamlah dulu...dgn kelembutan hatimu...maka tak ada yg berat membebani hatimu bukankah sejauh ini kau ada karena kehendaknya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar