Entri Populer

Kamis, 16 September 2010

KETIKA MENCARI ILMU

Langkahnya tak segesit dulu...tapi semangatnya masih sama seperti 17 thn yg lalu...
Sengaja Dia kembali merajut waktu disisa usianya dgn setumpuk buku dan catatan catatan ilmu...ia bukan siapa siapa... tak ada ambisi untuk sebuah persaingan
Ia hanya mencari keteduhan hati dalam tunduk nya pada teori teori yg lama di tinggalkan...bergelut dgn kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai ibu dan sebagai istri....
Jika pada kesempatan yg ada...setidaknya ilmu membuat kesedihannya terlupakan...kegundahan terpola dgn indah dan tersalurkan pada sesuatu yg bermakna....setidaknya ilmu menjadikan ia lebih berguna.
Lama ia impikan kembali... kesempatan itu datang....ketika ia berangkat ketiga buah hatinya bertanya ....mama kalau udah selesai sekolah mama mau jadi apa? hmmm... pertanyaan sederhana dr anak2nya tapi sungguh menjadikan ia lebih yakin....
Mbak...kakak...juga adek...mama hanya ingin kembali hidup...mama hanya ingin mencari ilmu yg lama tengelam.... kewajiban mama menjaga mbak...kakak...dan adik.... mama tidak menyesal belajar hanya untuk menjaga anak2 mama......kata wanita itu pada anak anaknya.

Ia jadi bertanya tanya apakah menimba ilmu hanya bagi mereka yg berkarier...atau bagi mereka yg beruang....hmmm aku hanya seorang ibu rumah tangga mengumpulkan uang sisa belanja yg kukumpulkan untuk sebuah cita cita....
Ada dua pilihan.... memulai usaha.atau menambah ilmu ...ketika ia pertimbangkan ia pilih hal yg kedua ...tak ada janji buat suami dan anak anak nya .....tapi setidaknya ia mengajarkan mereka tidak pernah pesimis dgn sebuah pilihan....
Baginya keputusan yg dipilih memacunya dgn kuat dan yakin... karena ijin dr orang orang yg mengasihinya ..
Langkahnya mantap tak hiraukan pertanyaan yg hanya melemahkan....sekalipun gelap dan dingin ia lewati sendiri..
Keyakinannya hanya satu meraih ilmu yg tertunda sesingkat singkatnya...dan menjadikan ladang amal dan ibadahnya pada saatnya nanti...
Cukuplah ia bahagia akhirnya memotifasi suami untuk mengasah kembali fikiran yg lama tengelam....dia tersenyum ketika suaminya akhirnya bilang..." .liat mama bersemangat papa jadi ingin melanjukan S2....
Yach....Mari tak usah menarjetkan untuk apa...yg penting kita kerjakan dgn hati yg bahagia....tak apa ia hanya sebagai ibu rumah tangga toch ilmu tak pernah sia sia..kebahagiaan kedamaian
dan ketentraman hati senantiasa berawal dari ilmu pengetahuan...sebaik baiknya ilmu adalalah cahaya bagi nurani... kehidupan bagi ruh..dan bahan bakar bagi tabiat.....insyak allah manfaaf....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar