Entri Populer

Rabu, 15 September 2010

MATAKU BASAH DENGAN AIR MATA KEBAHAGIAAN

Kita diundang berkumpul disebuah ruang yg kita tinggalkan  bertahun yg lalu...
Kita bersama dalam kesempatan yang langka untuk menentukan bersatunya keduanya..
Kita duduk besama..mendengarkan apa apa yang lama tidak pernah kita dengarkan...
Taukah kalian saudaraku...kita harus menunggu terlalu lama untuk berkumpul dalam sebuah ruang dimana kita dulu bersama...

Kita berbincang tentang luka yang dulu pernah ada...
Tapi kita menerima segala apa yang ada dengan hati dan lapang dada..
Taukah kalian saudaraku...saat saat seperti ini lama kita tunggu...
Dimana kesalahan itu harus kita terimadengan dengan baik...

Jika dalam kesempatan yg diperuntukkan kita ...ada yg ingin kalian katakan ...maka katakan itu dengan bijaksana..
Bukankah kita bermimpi yang sama... untuk menyaksikan kebesarannya mengakui setiap kesalahan yang pernah kita rasa  menyesakkan...
Jika semua ini akan mengembalikan segalanya...maka air mata kita disini adalah air mata kebahagiaan...

Lihat saudaraku...siapa yang paling tegar diantara kita,,,
Siapa yang paling iklas menerima ini semua...
Bukankah luka kita belum seberapa....jika dibandingkan luka yang terluka...


Saat kata kata yang terpenting diucapkan...bahwa pernikahan itu akan segera diwujudkan...
Sungguh sebuah pertanggung jawaban yang juga luar biasa...mataku basah dengan air mata kebahagiaan
Mata kita basah besama saudaraku.....basah hingga hati kita kembali bersama diantara sekian waktu yang hilang....


Kita bersama berkumpul disebuah ruang yg menentukan akhir dari cerita panjang...
Apa yg dipesankan pada kita saudaraku.....tetaplah menjadi saudara yg senantiasa berbagi cinta dan kasih yang tak terputus...
Apa yang kita petik saudaraku....bahwa harta bukan yg membanggakan mereka...tapi putra dan putri yg sholeha yang menndoakan keduanya...hingga mereka kembali bersama......


Setiap detik kita tak mampu lupakan sesuatu yang pernah ada...selalu saja bayangan kelabu bersama sama kita...
Tapi ketahuilah saudaraku...kita telah selesai melewati kegetiran itu bersama...kita telah buktikan bahwa kita sanggup mengembalikan keduanya..
Kita bersama menyatukannya...maka saudaraku...tetaplah bersamaku bergandengan tangan bersama kita menjadi pengiring dimasa tuanya.. tetaplah bersama walau kini air mata kita adalah air mata bahagia...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar