oleh Palupi Raharjo pada 01 November 2010 jam 13:27
Bulan separuh dilangit ...diatas kepalaku...
Malam ini aku tak kuasa memejamkan mataku...
Aku ingin bersamamu..menghabiskan waktu yang terasa lambat untukku
Langit malam berwarna merah saga...cahaya bulan lambat laun bulat merona..
Jangan tinggalkan aku dalam sendiri yang tak juga menghabiskan kata...
Bulan separuh dilangit diatas kepalaku....
Malam ini angin engan berhembus hingga bias sinar rembulan turun perlahan terpantul diatas permukaan air....
Warnanya dan bentuk sama persis ............tak ada riak ......tenang bagai rembulan kembar
satu diatas langit dan satu didalam tenangnya air
Semua indah...tak ada beda antara bayangan dan yang nyata'....
Hingga keindahan menebarkan tenang sebagaimana aku membaca alam malam ini...
berdetak diam diam...
Diatas kepalaku langit begitu luas...
Jauh kumencari berapa banyak bintang dan bebatuan diatas kepalaku....
Sungguh berjuta juta bintang...bebatuan meteor yang semuanya jauh dari jangkauan manusia..
Berterbangan berputar arah sesuai poros dan tempatnya....
Luar biasa takjubku.....tuhan tak pernah salah mengatur alurnya...
Sungguh luar biasa...keindahan tak terlukiskan...dengan kata
Decak kagumku menyebut asmamu atas segala keindahan yang tak tersentuh...
Hanya memandang dan mencari cari kemanakah pelangi senja tadi yang melintang diatas kepalaku
Pelangi senja disisa gerimis
Warna warninya indah hingga ingin kucari bagaimana rupa sang pelangi...saat malam hari...
Tak nampak matahari siang tadi...juga pelangi di waktu senja
Malam ini aku tidak ingin terlelap hingga aku dapat melihat pelangi pengantar mimpiku...
Akan tetap menjaga langitku tetap indah bersama bintang dan rembulan yang kini tak lagi separuh....
Hmmm...malam begitu nikmat....
Terasa lezat aroma malam yg basah oleh sisa gerimis senja tadi...
Sayup suara jangkrik dan binatang malam mulai mendendangkan okestra etnik yang tiada dua
aransementnya
angin malam mulai mencumbui rambut halusku disekitar leher dan lenganku
hingga perlahan mataku terpejam selesaikan mimpiku malam ini.....


Malam ini aku tak kuasa memejamkan mataku...
Aku ingin bersamamu..menghabiskan waktu yang terasa lambat untukku
Langit malam berwarna merah saga...cahaya bulan lambat laun bulat merona..
Jangan tinggalkan aku dalam sendiri yang tak juga menghabiskan kata...
Bulan separuh dilangit diatas kepalaku....
Malam ini angin engan berhembus hingga bias sinar rembulan turun perlahan terpantul diatas permukaan air....
Warnanya dan bentuk sama persis ............tak ada riak ......tenang bagai rembulan kembar
satu diatas langit dan satu didalam tenangnya air
Semua indah...tak ada beda antara bayangan dan yang nyata'....
Hingga keindahan menebarkan tenang sebagaimana aku membaca alam malam ini...
berdetak diam diam...
Diatas kepalaku langit begitu luas...
Jauh kumencari berapa banyak bintang dan bebatuan diatas kepalaku....
Sungguh berjuta juta bintang...bebatuan meteor yang semuanya jauh dari jangkauan manusia..
Berterbangan berputar arah sesuai poros dan tempatnya....
Luar biasa takjubku.....tuhan tak pernah salah mengatur alurnya...
Sungguh luar biasa...keindahan tak terlukiskan...dengan kata
Decak kagumku menyebut asmamu atas segala keindahan yang tak tersentuh...
Hanya memandang dan mencari cari kemanakah pelangi senja tadi yang melintang diatas kepalaku
Pelangi senja disisa gerimis
Warna warninya indah hingga ingin kucari bagaimana rupa sang pelangi...saat malam hari...
Tak nampak matahari siang tadi...juga pelangi di waktu senja
Malam ini aku tidak ingin terlelap hingga aku dapat melihat pelangi pengantar mimpiku...
Akan tetap menjaga langitku tetap indah bersama bintang dan rembulan yang kini tak lagi separuh....
Hmmm...malam begitu nikmat....
Terasa lezat aroma malam yg basah oleh sisa gerimis senja tadi...
Sayup suara jangkrik dan binatang malam mulai mendendangkan okestra etnik yang tiada dua
aransementnya
angin malam mulai mencumbui rambut halusku disekitar leher dan lenganku
hingga perlahan mataku terpejam selesaikan mimpiku malam ini.....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar