oleh Kusumaning Palupi pada 06 Januari 2011 jam 22:28
Sampanmu adalah perahu kecil yang rapuh
Berjalan diantara teratai kering dan rumput telaga
Berputar putar seolah tiada arah
hempasan riak bagai memutar balik haluan
Kemana kau melangkah bayanganmu tertinggal disebuah tempat
Bercermin dengan kaca kusam yang retak
Berbisik diantara riuh yang tak lunak
Gayungmu adalah gayung kayu lapuk tak berserat
Ranting patahpun kau gunakan menyibak antara air dan tanaman telaga hitam
Kemudian diam tak beranjak bergerak tak bertujuan
Lalu kemana akan kau bertambat diantara daratan yang hanya sejengkal
Mengukur waktu hanya dengan menghitung hitung kapan segera usai
demikian kau terjebak diantara jalan buntu yang tak ada titik terang
Sudahlah jangan teruskan perjalanan
Karena bukan disana tempat yang akan kau jadikan persingahan
Karena kau akan tersesat sekalipun kau berputar menganti haluan
Pulanglah jalanmu akan menjadi terang dengan kau sucikan hatimu dengan air yg tenang
Dengan menuju sinar putih yang membimbingmu pada sebuah jalan
Disana tempatmu sebaik baiknya
tempat menuju pencerahan yang meluruskan sejuta galau yang tak berkesudahan

Berjalan diantara teratai kering dan rumput telaga
Berputar putar seolah tiada arah
hempasan riak bagai memutar balik haluan
Kemana kau melangkah bayanganmu tertinggal disebuah tempat
Bercermin dengan kaca kusam yang retak
Berbisik diantara riuh yang tak lunak
Gayungmu adalah gayung kayu lapuk tak berserat
Ranting patahpun kau gunakan menyibak antara air dan tanaman telaga hitam
Kemudian diam tak beranjak bergerak tak bertujuan
Lalu kemana akan kau bertambat diantara daratan yang hanya sejengkal
Mengukur waktu hanya dengan menghitung hitung kapan segera usai
demikian kau terjebak diantara jalan buntu yang tak ada titik terang
Sudahlah jangan teruskan perjalanan
Karena bukan disana tempat yang akan kau jadikan persingahan
Karena kau akan tersesat sekalipun kau berputar menganti haluan
Pulanglah jalanmu akan menjadi terang dengan kau sucikan hatimu dengan air yg tenang
Dengan menuju sinar putih yang membimbingmu pada sebuah jalan
Disana tempatmu sebaik baiknya
tempat menuju pencerahan yang meluruskan sejuta galau yang tak berkesudahan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar