Entri Populer

Kamis, 17 Maret 2011

EMPAT PULUH TAHUN USIA PERJALANANKU

Tuhan...kau biarkan malam ini berlalu dengan lamban
ketika aku menagis saat pertama kali kau ijinkan aku hadir kebumi
Ada missi yang kau titipkan agar aku sanggup berjalan
Agar aku sanggup mengarungi kehidupan
Lalu dengan ijinMu aku kau biarkan tumbuh
Bagai dedaunan hijau..
bagai angin yg berhembus
bagai air yang mengalir..
bagai tanah yang subur
Bagai api yg membara
Demikian hidup kau ciptakan untukku dengan keindahan yg kau titipkan

Tuhan...Ampuni aku dengan setip kelalaianku
Mencintai duniamu dengan cinta yg penuh
Namun...betapa aku sangat jauh kehilangan sinarMu
Hingga langkah hatiku  tersesat
Bahkan tak tau jalan kembali menghadapMu
Malam demikian panjang terasa lamban menghitung dosa
Terasa sebentar ku nikmati indahnya Iman
Terasa sejenak Hati bertasbih
Bahkan bibirku terasa kelu mengucap zikir

Tuhan ...40 tahun yang lalu kau titipkan nafas pertamaku
Dengan perjanjian kelak dihari akhirku
setiap hebusan nafasku dipertangung jawabkan di hadapanMU
Betapa kumerugi..betapa aku menganiaya diriku
sungguh kelalaianku tercatat oleh malaikat dikedua pundakku
Malam ini sama seperti malam aku pertama kali menangis
Nyatanya malam inipun aku menangis
JanjiMu kepadaku tak pernah ingkar
Tapi janjiku kepadaMu senantiasa kuingkari

Tuhan...Ampuni aku..
Jangan kau hukum aku dengan cintaMU
Jangan Tinggalkan aku dikesunyianku
Limpahkan rahmat serta karuniamu
Jangan pernah putus hingga akhir hidupku
Jika malam malam kemarin aku asik dengan kesemuan dunia fanaku
Ijinkan kuakhiri kenikmatan semu yang hanya akan membakarku

Tuhan...Ijinkan aku kembali dalam kehidupan yang kau takdirkan kepadaku
Mencintai Titipan yang kau percayakan dalam pelukkanku
Menjaga kehormatan keluargaku sampai kelak kau cabut kepercayaanMu
Lelah langkah kakiku dalam perjalanan yg panjang yg kau sediakan bagiku
Letih jiwaku dengan senda gurau yang membelengu asaku
Lelah kubersandar dengan harapan cintaku
Ijinkan kukembali Tuhan
Sebagai mana janjiMu
DisisiMu lah tempat sebaik baiknya Cinta dan Surga
Peluk aku malam ini karena tangisku adalah sesal yang tiada henti
Begitu cepat waktu berlalu...hingga aku melupakan sisa usiaku,,,...




Rsu. Charitas Palembang
10 Februari 1971 jam 23:05

Ungaran
10-februari 2011 jam 23:05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar