Talenta hatiku tak lagi bernada
hanya samar nampak aksara gusar dipinggiran rasa
Sebagian nyanyian berkabut
Perlahan meninggalkan goresan tanpa luka...
Mimpi tengah dimulai
Kusiapkan peraduan malam
Pada angin yg berbisik
Lembut nyaris tak berasa
Agar talentaku kembali jelas dan tegas
Bukan sekedar nyanyian tampa syair dan nada bisu
Melainkan petikkan harfa di hamparan hatiku
Berirama eksotis dan elegan
Memenuhi dinding dinding kaku
Peraduan mimpiku adalah jiwaku
hanya anggapan sekilas saja jika sayap nyaris patah
Lalu keiklasan memenuhi ruang ruang kosongku...

hanya samar nampak aksara gusar dipinggiran rasa
Sebagian nyanyian berkabut
Perlahan meninggalkan goresan tanpa luka...
Mimpi tengah dimulai
Kusiapkan peraduan malam
Pada angin yg berbisik
Lembut nyaris tak berasa
Agar talentaku kembali jelas dan tegas
Bukan sekedar nyanyian tampa syair dan nada bisu
Melainkan petikkan harfa di hamparan hatiku
Berirama eksotis dan elegan
Memenuhi dinding dinding kaku
Peraduan mimpiku adalah jiwaku
hanya anggapan sekilas saja jika sayap nyaris patah
Lalu keiklasan memenuhi ruang ruang kosongku...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar