Entri Populer

Senin, 04 April 2011

SEHARUSNYA

Bicaralah padaku duhai hati
Tentang khilafku yang kuukir
Kusengaja maupun tanpa kusengaja
Baik yang terucap maupun yang terusik dihatiku sesaat

Bicara padaku duhai jiwa
Tentang rasaku yang terlarang maupun yang halal
Baik sekedar angan maupun yang terlanjur terikrarkan
Sanggupkah aku memisahkan antara yang benar dan mana yang sesat

Bicaralah padaku duhai kebenaran
Mana yang seharusnya dan mana yang tak sewajarnya
Sungguh aku meraba raba dalam gelap yg sesungguhnya terang
Haruskah hati bergelud dengan pertanyaan yg kian menyesatkan
Kiranya Peringatan telah datang kepadaku hingga aku menangis tak berkesudahan

Jika tangis itu adalah uraian air mata
Maka itu bukan sesuatu yang luar biasa
tapi jika tangis tak sanggup meneteskani air mata
Maka itu adalah sesak yang tak terhingga


Jalan tebentang didepan haruskah memutar haluan
Ataukah berbelok tampa tujuan
Atau terus saja berjalan sekalipun kubangan duri
Didepan hingga ku mencapai sebuah tujuan
Sanggupkah  melihat jawaban sekalipun gelap pekat
hingga tertulis dalam sebuah garis kehidupan
Bahwa inilah pilihan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar