oleh Bilqis Kusuma pada 09 Mei 2011 jam 2:25
Kisahmu tentang sekumpulan mawar dipingiran danau
Menghiasi sampul hatimu diantara bilur bilur pilumu
Bukan sekedar dongeng tentang kisah 1001 malam
Namun tentang singasana yang sempat terabaikan
Cerita mawar tak pernah usai
Sekalipun kelopak berguguran
Duri duri hanya nampakkan kegarangan
Namun mawar berduri tak ubahnya hanya sebuah kiasan
Karena mawar pelambang Cinta dan keagungan
Kisahmu diantara danau kecil di tengah hutan
Berumput liar juga belukar
Dimanakah sang penghui danau
Sunyi tak ada riak
Tenang bagai tak bergejolak
Kisahmu rapuh bagai kelopak bunga mawar
Berguguran menyentuh air danau
Namun keindahanmu pelengkap sunyi
Kuncupmu adalah Penghias keindahannya
Harapan sang Danau di sebuah hutan
Sederhana saja
Teruslah bermekaran
Sekalipun berulang kelopakmu harus berguguran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar