oleh Bilqis Kusuma pada 09 Mei 2011 jam 8:19
Ada apa kiranya....kau bersembunyi di kelambu peraduan
Ranjang pengantin kau biarkan diam
Menyepi disunyi yang tak bertuan
Lalu halusinasi menjadi hantu kegelapan
Menciutkan kisi hati yang kehilangan pengantin pejatan
Bunga melati dipelaminan telah pula kering
Harum semerbak nya tak lagi pancarkan aura perawan
Hanya segengam bunga kenanga yg kau cium dalam pembaringan
Dengan doa yg kau untai disunyinya malam
Tangismu pecah ketika malam pengantin usai
Pengantinmu ternyata harus berpulang
Tak akan kembali menikmati madu duniawi yag kau sajikan
Untuk Menelusuri rimbamu dengan kenikmatan sang surga
Melintasi gunung diatara keranuman yang menawan
Mengaliri sungai sungai bening beraroma cinta
Semua telah usai ketika malam pertama telah terhalalkan
Namun petaka merengut sebelum kenikmatan halal berlanjut tua
Maka kau hanya meratapi malam indah dengan air mata tak putus hingga demikian lama
Separuh jiwamu mengawan melepas kan atribut cinta usai halalkan surga duniamu
Surga duniamu mengajak kau menjadi betina tanguh.
Untuk kembali merangkai melati agar dikalungkan dimahkotamu
Catatan buat seorang sahabat...
Ketika segalanya menjadi garis kehidupan
Maka demikian kau harus menjadi kuat...berat namun itulah TAKDIR

Tidak ada komentar:
Posting Komentar