Sementara burung kenari hinggap diranting nya...bertenger berteduh dari terik yang panas...
Kubiarkan angin membelai wajah...mencumbui hingga lelah
Aku hanya duduk diam memandang langit yang terang benderang
Pucuk pinus perlahan tersentuh terik yang menyengat...
Perlahan membakar dedaunan yang baru saja bersemi...
Demikianlah aku merasa seperti pucuk pinus yang terbakar kering oleh rasa gundah
Tetapi aku tak mampu menepis rasa yang membelenggu hingga kering jiwa dan rasaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar