oleh Palupi Raharjo pada 13 Oktober 2010 jam 13:58
Aku menyapa malam dengan senyum....
Langkahku terseret dalam lipatan lelah...
Tertatih dalam jalan yang bergelombang...
Langkahku tak berubah arah...
Aku tetap melangkah walau gemetar mulai meraba langkah....
Jauh..pandanganku nanar...mencari cari dibelukar angan...
Dimana aku harus berputar...jika akhirnya aku lelah ditengah jalan...
Aku...tak ingin menyerah...diantara kusut masai fikiran yang mengamang...
Langkahku masih tersisa...karena bulan masih bersinar merah...
Cahayanya....bagaikan sebuah lentera sinari gelap hingga langkah kesebuah arah...
Malamku tetap sama...Bulan merahpun janjikan indah...
Sinar yang berbaur gelap...kian merambah hingga langkah seakan hantarkan bahagia...
Aku kembali melangkah walau jalanku kian terseok...tertatih...menuntun langkah...
Ternyata gelap tak lagi kutakutkan....karena bulan terlihat merah....
Indahnya...bagai purnama dengan sinar perak yang bersahaja....tetap saja indah.....walau kini merah saga...

Langkahku terseret dalam lipatan lelah...
Tertatih dalam jalan yang bergelombang...
Langkahku tak berubah arah...
Aku tetap melangkah walau gemetar mulai meraba langkah....
Jauh..pandanganku nanar...mencari cari dibelukar angan...
Dimana aku harus berputar...jika akhirnya aku lelah ditengah jalan...
Aku...tak ingin menyerah...diantara kusut masai fikiran yang mengamang...
Langkahku masih tersisa...karena bulan masih bersinar merah...
Cahayanya....bagaikan sebuah lentera sinari gelap hingga langkah kesebuah arah...
Malamku tetap sama...Bulan merahpun janjikan indah...
Sinar yang berbaur gelap...kian merambah hingga langkah seakan hantarkan bahagia...
Aku kembali melangkah walau jalanku kian terseok...tertatih...menuntun langkah...
Ternyata gelap tak lagi kutakutkan....karena bulan terlihat merah....
Indahnya...bagai purnama dengan sinar perak yang bersahaja....tetap saja indah.....walau kini merah saga...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar