Sayang...
Kelopak mawar mulai berguguran...
Kemana dirimu yang kusembunyikan tak jua merasakan rinduku yg terpendam
Haruskah kubiarkan perlahan namun pasti kau lenyap tertelan sunyi'....
Atau kuterus menunggu hingga waktu tak tersisa memandangmu di akhir senja berganti
Sayang...
Ingin kucium wangi tubuhmu..
Agar hangatkan malam yang gelisah tak berkesudahan...
peluk aku sejenak diantara igauanmu yang tak jelas
Atau kuterus berharap hingga waktu tak lagi ada untukmu di ujung rinduku
Sayang...
Bila kau dengar kidung cintaku mulai redup
Bukan karena cintaku kubuang dalam janjiku...
Namun cukup untukku memberimu waktu untuk datang padaku disaat aku menunggu...
Cintaku bagai di ujung jalan menunggu sesuatu yang tak janjikan sesuatu yg membuatku tau
Namun aku harus diam membisu membiarkan kelopak mawar jatuh satu persatu....
Seperti juga rinduku yang kau biarkan tak kau peluk walau hanya sekedar lamunanku

Sayang ...
kupersembahkan setangkai mawar Unggu sebagai cintaku yang mulai rapuh...
Lelah hatiku yang tak juga mengerti kemana akan kau janjikan pelangi
Namun keindahan cintaku tentang sesuatu yang tertoreh dihatiku
Tetap akan menjadi bagian dari kehidupan terindahku
Mawar unggu kupersembahkan untuk kerinduanku yang bergemuruh...
Sekalipun tak kudapati kau ada didekatku..
Jika mungkin cinta ini hanya semusim..
Tak mengapa kau menjauh dariku
Karena buatku cintaku abadi
sekalipun kau tak kan kumiliki...
Cintaku telah diujung jalan namun tak akan sampai kemanapun..
Biarlah kusembunyikan hingga malampun segera berlalu...
Namun mawar unggu tetaplah warna hatiku yg tak akan kau lupakan saat kau ingat aku...

Kelopak mawar mulai berguguran...
Kemana dirimu yang kusembunyikan tak jua merasakan rinduku yg terpendam
Haruskah kubiarkan perlahan namun pasti kau lenyap tertelan sunyi'....
Atau kuterus menunggu hingga waktu tak tersisa memandangmu di akhir senja berganti
Sayang...
Ingin kucium wangi tubuhmu..
Agar hangatkan malam yang gelisah tak berkesudahan...
peluk aku sejenak diantara igauanmu yang tak jelas
Atau kuterus berharap hingga waktu tak lagi ada untukmu di ujung rinduku
Sayang...
Bila kau dengar kidung cintaku mulai redup
Bukan karena cintaku kubuang dalam janjiku...
Namun cukup untukku memberimu waktu untuk datang padaku disaat aku menunggu...
Cintaku bagai di ujung jalan menunggu sesuatu yang tak janjikan sesuatu yg membuatku tau
Namun aku harus diam membisu membiarkan kelopak mawar jatuh satu persatu....
Seperti juga rinduku yang kau biarkan tak kau peluk walau hanya sekedar lamunanku

Sayang ...
kupersembahkan setangkai mawar Unggu sebagai cintaku yang mulai rapuh...
Lelah hatiku yang tak juga mengerti kemana akan kau janjikan pelangi
Namun keindahan cintaku tentang sesuatu yang tertoreh dihatiku
Tetap akan menjadi bagian dari kehidupan terindahku
Mawar unggu kupersembahkan untuk kerinduanku yang bergemuruh...
Sekalipun tak kudapati kau ada didekatku..
Jika mungkin cinta ini hanya semusim..
Tak mengapa kau menjauh dariku
Karena buatku cintaku abadi
sekalipun kau tak kan kumiliki...
Cintaku telah diujung jalan namun tak akan sampai kemanapun..
Biarlah kusembunyikan hingga malampun segera berlalu...
Namun mawar unggu tetaplah warna hatiku yg tak akan kau lupakan saat kau ingat aku...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar