Trulle....aku mengagumimu,....
Karena aku melihatmu dengan hatiku....
Aku tak mengenalmu........namun aku suka kata kata santunmu...
Kau gadis berkerudung yang hanya kutau dari dunia semu..
Namun namamu menginspirasikanku untuk selalu bertutur sapa
tidak hanya lewat kata namun lewat aura rasa...
Aku melihat kau tak biasa...aura rasa sampai kepadaku
walau tak pernah kutau ada apa denganmu
aku tau ada rasa gundah di hatimu
Kau gadis berkerudung yang menjadi teman diawal kumengenal dunia ilusi
Aku seakan melihatmu bagai berdiri dipantai yang teduh..
Dimana aku melihatmu memandang jauh bagai tak terbatas...
Seakan ada sesuatu yg ingin kau teriakkan kealam lepas....
pantai yang tenang tak cukup buat gundahmu hilang..
Gelombang laut tak juga mengalau resah yang tak terjawab
Kau gadis berkerudung yang santun dalam setiap ucap
Selalu sampaikan keteduhan bagi siapapun yang menyapamu hangat
Gunung yang kau tatap tinggi ...tak juga membuat hatimu mendaki
Langit yang biru tak cukup sampaikan sedih
aku melihat aura rasa yang memangilku dimalam yang sunyi
Terkadang kerianganmu mengundangku sekedar mengintip dari berandamu
Dimana pantun bersaut indah bak gurindam yang menawan..
Kau terus saja memunggungiku hingga tak kulihat air matamu..
Tapi ada yg sampai dihatiku bahwa ada sedih yang mengelayut dihatimu...

Trulle....aku mengagumimu....
Andai aku bisa sepertimu merangkai kata dengan syair yg lembut nan teduh...
Juga dengan kepribadian wanita muslimah yang membuatku berkaca tentang diriku..
Sungguh aku katakan dengan hatiku.....kau wanita baik yang kunilai dengan aura rasaku...
Jika boleh kutitipkan salam lewat syair yg sengaja kutuliskan untuk mencapai hatimu terdalam
Menolehlah kepadaku...ada kah gundah yg memilin sunyimu hingga terasa menyesakkan dadamu...
Hingga satu persatu lelah hatimu bak kelopak bunga yg terlepas dari tangkainya..yg telah rapuh
Kau gadis berkerudung yang tengah berperang dalam kemuliaan..
Yakinkan hatimu bahwa dalam setiap perih pasti ada kebahagiaan yang menunggu
Tetaplah dalam keteguhan hatimu untuk mendapatkan kebahagiaan yang hakiki dunia dan akhiratmu
Kau trulle gadis berkerudung...
Sekalipun kau tak kenal diriku aku selalu menengokmu dari beranda rumahmu..
Aku selalu merasa teduh dengan bait bait yang kau sampaikan dalam kesempatan waktu
Sekalipun aku tau ada sesuatu yang tersembunyi dihatimu..
Terus saja memandang lagit yang biru...sekalipun mendung mengulung diatas puncak gunung
Namun yakinkan hatimu bahwa ada kemuliaan yang akan menjawab setiap kata hatimu
Tabir itu niscaya terbuka untukmu hingga kau tau dan faham
bahwa air matamu membersihkan hatimu
meluluhkan perihmu...
Kau gadis berkerudung yang tak sempat kusapa dalam ruang mendung
Tapi biarkan kusapa aura rasamu saat kau hadir diberanda rumahku
Tetaplah tersenyum dengan salam yang tak pernah bosan menghias tulisanmu
Tetaplah sampaikan segenap asamu hingga kebaikan kau beri kepada siapapun
Hingga setiap syair dan katamu sampai kesebuah hati yang tertegun dengan kemulian hatimu...
Cukup setangkai mawar putih berhias dihatimu karena tak akan pernah mawar hitam dalam gengamanmu...........

@ Catatan buat mu sungguh ...
Lama ingin kusapa ..
Cukuplah hati memanggilmu
agar kau datang kepadaku..........
Karena aku melihatmu dengan hatiku....
Aku tak mengenalmu........namun aku suka kata kata santunmu...
Kau gadis berkerudung yang hanya kutau dari dunia semu..
Namun namamu menginspirasikanku untuk selalu bertutur sapa
tidak hanya lewat kata namun lewat aura rasa...
Aku melihat kau tak biasa...aura rasa sampai kepadaku
walau tak pernah kutau ada apa denganmu
aku tau ada rasa gundah di hatimu
Kau gadis berkerudung yang menjadi teman diawal kumengenal dunia ilusi
Aku seakan melihatmu bagai berdiri dipantai yang teduh..
Dimana aku melihatmu memandang jauh bagai tak terbatas...
Seakan ada sesuatu yg ingin kau teriakkan kealam lepas....
pantai yang tenang tak cukup buat gundahmu hilang..
Gelombang laut tak juga mengalau resah yang tak terjawab
Kau gadis berkerudung yang santun dalam setiap ucap
Selalu sampaikan keteduhan bagi siapapun yang menyapamu hangat
Gunung yang kau tatap tinggi ...tak juga membuat hatimu mendaki
Langit yang biru tak cukup sampaikan sedih
aku melihat aura rasa yang memangilku dimalam yang sunyi
Terkadang kerianganmu mengundangku sekedar mengintip dari berandamu
Dimana pantun bersaut indah bak gurindam yang menawan..
Kau terus saja memunggungiku hingga tak kulihat air matamu..
Tapi ada yg sampai dihatiku bahwa ada sedih yang mengelayut dihatimu...

Trulle....aku mengagumimu....
Andai aku bisa sepertimu merangkai kata dengan syair yg lembut nan teduh...
Juga dengan kepribadian wanita muslimah yang membuatku berkaca tentang diriku..
Sungguh aku katakan dengan hatiku.....kau wanita baik yang kunilai dengan aura rasaku...
Jika boleh kutitipkan salam lewat syair yg sengaja kutuliskan untuk mencapai hatimu terdalam
Menolehlah kepadaku...ada kah gundah yg memilin sunyimu hingga terasa menyesakkan dadamu...
Hingga satu persatu lelah hatimu bak kelopak bunga yg terlepas dari tangkainya..yg telah rapuh
Kau gadis berkerudung yang tengah berperang dalam kemuliaan..
Yakinkan hatimu bahwa dalam setiap perih pasti ada kebahagiaan yang menunggu
Tetaplah dalam keteguhan hatimu untuk mendapatkan kebahagiaan yang hakiki dunia dan akhiratmu

Kau trulle gadis berkerudung...
Sekalipun kau tak kenal diriku aku selalu menengokmu dari beranda rumahmu..
Aku selalu merasa teduh dengan bait bait yang kau sampaikan dalam kesempatan waktu
Sekalipun aku tau ada sesuatu yang tersembunyi dihatimu..
Terus saja memandang lagit yang biru...sekalipun mendung mengulung diatas puncak gunung
Namun yakinkan hatimu bahwa ada kemuliaan yang akan menjawab setiap kata hatimu
Tabir itu niscaya terbuka untukmu hingga kau tau dan faham
bahwa air matamu membersihkan hatimu
meluluhkan perihmu...
Kau gadis berkerudung yang tak sempat kusapa dalam ruang mendung
Tapi biarkan kusapa aura rasamu saat kau hadir diberanda rumahku
Tetaplah tersenyum dengan salam yang tak pernah bosan menghias tulisanmu
Tetaplah sampaikan segenap asamu hingga kebaikan kau beri kepada siapapun
Hingga setiap syair dan katamu sampai kesebuah hati yang tertegun dengan kemulian hatimu...
Cukup setangkai mawar putih berhias dihatimu karena tak akan pernah mawar hitam dalam gengamanmu...........

@ Catatan buat mu sungguh ...
Lama ingin kusapa ..
Cukuplah hati memanggilmu
agar kau datang kepadaku..........
bagus sekali..
BalasHapusterimakasih...dito...syair buat seorang kawan,..salam buatmu
BalasHapus