CERITA SEPARUH WAJAH
oleh Kusumaning Palupi pada 28 Desember 2010 jam 4:16
Sudahlah telah usai cerita separuh wajah kali ini
Bukan tentang rasa yang berubah arah
Bukan pula tentang rindu yang separuh
Mungkin sebuah galau yang sempat singgah
Hingga kudatang kepadamu berbagi cerita
Lalu kubiarkan mengendap secepat kilat lalu berlalu
Sudahlah telah berakhir sebuah benang benang merah
mengaliri pembuluh darah hingga merata kesetiap sudut urat syarafku
Bukan karena adrenalinku yang tak terkontrol dengan sempurna
melainkan kutantang hatiku untuk berjibaku dengan kesadaranku
Mungkin sebuah halusinasi atau mungkin seperti kemarahanku
Hingga kuberada dalam sisi kegamanganmu
Lalu kubiarkan terhenti sejenak kemudian meninggalkan kau dengan rindumu
Maafkan bila waktu itu
Kubisikkan dan kukatakan
Aku butuhkan engkau sebagai kekasih gelapku
Agar bisa berselingkuh dengan angan angan kosong
Agar bisa bersembunyi dari kemarahan yang terselubung
Sudalah telah usai cerita separuh wajah
Bukan karena aku terbiasa
melainkan kesalahan yang disengaja
Karena tak demikian kita seharusnya
bersenda gurau diatara luka yang menganga
Sesungguhnya tak pernah ada cinta buat siapapun
demikian aku telah mati kan rasa..
lama sebelum kau mengenal separuh wajahku

Bukan tentang rasa yang berubah arah
Bukan pula tentang rindu yang separuh
Mungkin sebuah galau yang sempat singgah
Hingga kudatang kepadamu berbagi cerita
Lalu kubiarkan mengendap secepat kilat lalu berlalu
Sudahlah telah berakhir sebuah benang benang merah
mengaliri pembuluh darah hingga merata kesetiap sudut urat syarafku
Bukan karena adrenalinku yang tak terkontrol dengan sempurna
melainkan kutantang hatiku untuk berjibaku dengan kesadaranku
Mungkin sebuah halusinasi atau mungkin seperti kemarahanku
Hingga kuberada dalam sisi kegamanganmu
Lalu kubiarkan terhenti sejenak kemudian meninggalkan kau dengan rindumu
Maafkan bila waktu itu
Kubisikkan dan kukatakan
Aku butuhkan engkau sebagai kekasih gelapku
Agar bisa berselingkuh dengan angan angan kosong
Agar bisa bersembunyi dari kemarahan yang terselubung
Sudalah telah usai cerita separuh wajah
Bukan karena aku terbiasa
melainkan kesalahan yang disengaja
Karena tak demikian kita seharusnya
bersenda gurau diatara luka yang menganga
Sesungguhnya tak pernah ada cinta buat siapapun
demikian aku telah mati kan rasa..
lama sebelum kau mengenal separuh wajahku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar