Apa yang membuatmu kesal mana kala kebingungan mencari sebungkus rokok
Kemarahan yang teramat sangat keasikkanmu merasa terusik
Bahkan sebuah korek pun sangat berteman akrap dengan sebungkus rokok
Tak boleh dipisah walau hanya beberapa menit
Kemarahan yang kacau membuatmu seperti tak terkendali
Namun ketika kau temukan teman setia mu
Lalu kemudian tenang dan menikmati seorang diri
begitu tenang hingga sunyi dan tak bersuara
Jika kau duduk diam seperti seorang autis yang tak bergerak
Tapi jemarimu terus saja menaari dengan pandangan nanar yang jauh
lalu apa yang diotaklmu hingga kau nikmati tampa henti bahkan tak ingin berhenti
Apa bisa kau jamin hidupmu mampu setahun...dua atau tiga tahun kedepan
Lalu...apakah cukup kau sembunyikan kebiasaan buruk agar tak nampak
lalu kau mengendap endap mencari tempat menyendiri untuk menikmati asap

Apa yang kau dapati dari asap yang meracuni
Bukankah hatimu tak menipu apa yang sesungguhnya terbaik untukmu
Belajarlah untuk meninggalkan kebiasaan buruk karena hatimu memerintahkan untuk berhenti
wajahmu menampakkan letih, separah itukah gelisah membuatmu tak peka dengan nurani
atau demikianlah kau bersembunyi dari kata kata hingga diam membuatmu melayang
Bahkan terlalu tenang dan tampa ekspresi
wajahmu tak beraura kusam tampa cahaya
bukankah bertanda usia semakin terkuras
lalu cukupkah kau nikmati asap hingga selesai waktu yang kau sepakati

Kemarahan yang teramat sangat keasikkanmu merasa terusik
Bahkan sebuah korek pun sangat berteman akrap dengan sebungkus rokok
Tak boleh dipisah walau hanya beberapa menit
Kemarahan yang kacau membuatmu seperti tak terkendali
Namun ketika kau temukan teman setia mu
Lalu kemudian tenang dan menikmati seorang diri
begitu tenang hingga sunyi dan tak bersuara
Jika kau duduk diam seperti seorang autis yang tak bergerak
Tapi jemarimu terus saja menaari dengan pandangan nanar yang jauh
lalu apa yang diotaklmu hingga kau nikmati tampa henti bahkan tak ingin berhenti
Apa bisa kau jamin hidupmu mampu setahun...dua atau tiga tahun kedepan
Lalu...apakah cukup kau sembunyikan kebiasaan buruk agar tak nampak
lalu kau mengendap endap mencari tempat menyendiri untuk menikmati asap

Apa yang kau dapati dari asap yang meracuni
Bukankah hatimu tak menipu apa yang sesungguhnya terbaik untukmu
Belajarlah untuk meninggalkan kebiasaan buruk karena hatimu memerintahkan untuk berhenti
wajahmu menampakkan letih, separah itukah gelisah membuatmu tak peka dengan nurani
atau demikianlah kau bersembunyi dari kata kata hingga diam membuatmu melayang
Bahkan terlalu tenang dan tampa ekspresi
wajahmu tak beraura kusam tampa cahaya
bukankah bertanda usia semakin terkuras
lalu cukupkah kau nikmati asap hingga selesai waktu yang kau sepakati

Tidak ada komentar:
Posting Komentar