oleh Kusumaning Palupi pada 29 November 2010 jam 15:29
Apa sih nikmatnya asap
bukankah hal itu tak memberikan manfaat apa apa...
Apa sih rasanya asap
bukankah hanya kepulan putih pekat yang beraroma cengkeh dan tembakau
Demikianlah jemarimu begitu pandai bermain dengan sebatang rokok
Bahkan matamu terpejam bermain main asap diantara bibirmu yang terkatup tak begitu rapat
Sesungguhnya kau tau asap hanya meracuni dirimu
Lalu kenapa kau begitu nikmat bahkan terlalu asik bercengkrama bersama asap
Apa sih manfaatnya asap
Jika saat kau selipkan dibibirmu hanya hawa panas yg perlahan menyentuh lidahmu
Bahkan segelas kopi panas semakin membuatmu gila besama asap
Pahamkah tulisan yang tertera dalam kemasan asap akan meracuni tubuhmu
Bahkan perlahan menjemput nyawamu
Asap menjadi temanmu yang setia
Bahkan waktu tidurmu berkurang hanya untuk bersama asap
Lalu kemudian menikmati sunyi dengan asap yang terburai
Demikian kau racuni tubuhmu dengan sadar dan penuh keasikkan

bukankah hal itu tak memberikan manfaat apa apa...
Apa sih rasanya asap
bukankah hanya kepulan putih pekat yang beraroma cengkeh dan tembakau
Demikianlah jemarimu begitu pandai bermain dengan sebatang rokok
Bahkan matamu terpejam bermain main asap diantara bibirmu yang terkatup tak begitu rapat
Sesungguhnya kau tau asap hanya meracuni dirimu
Lalu kenapa kau begitu nikmat bahkan terlalu asik bercengkrama bersama asap
Apa sih manfaatnya asap
Jika saat kau selipkan dibibirmu hanya hawa panas yg perlahan menyentuh lidahmu
Bahkan segelas kopi panas semakin membuatmu gila besama asap
Pahamkah tulisan yang tertera dalam kemasan asap akan meracuni tubuhmu
Bahkan perlahan menjemput nyawamu
Asap menjadi temanmu yang setia
Bahkan waktu tidurmu berkurang hanya untuk bersama asap
Lalu kemudian menikmati sunyi dengan asap yang terburai
Demikian kau racuni tubuhmu dengan sadar dan penuh keasikkan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar