Entri Populer

Kamis, 17 Maret 2011

ANDAI AKU BISA MENEMANIMU KAWAN

Ingin ku menemani mu saat kau gundah kawan
Menjadi pendengar keluhmu ketika kau merasa jalan hidup terasa pincang
Aku membaca gundahmu ketika kau diam dikebisuanmu
Bermain bersama angan yang kau rasa kian menjauh
Seribu tanya kau teriakkan karena tak cukup bagimu berbisik parau
Lelahmu tak jua selesai pada pilihan busuk yang tak sanggup kau abaikan

Ingin ku menemanimu saat suaramu engan berujar
Tentang pait getir yang tak juga berujung
Keinginanmu sederhana hidup selayaknya manusia
Bukankah pilihan itu tak lebih sama dengan kematian
Mengerogoti nafas hingga lelah bersenda gurau
Seribu putus asa menikam jiwa dan raga
Bagai tak berperisai kau mencerca garis kehidupan

Duhai..ingin kuberbagi andai kusanggup berjalan seiring
Menemani suka duka yg tak sanggup kau simpan
Jika kusinggah menyapa bukan untuk saling berkeluh kesah
Cukuplah kuingin mendengarkan kau berlinangan air mata
Meskipun tak cukup untuk muntahkan setiap amarah
Bagiku menangis akan lebih baik dari pada kau diam seribu bahasa
Dengar aku yakin masih ada cara untuk hidup yg benar benar hidup seperti yg kau kira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar