Entri Populer

Kamis, 17 Maret 2011

DISLEKSIA


oleh Bilqis Kusuma pada 15 Maret 2011 jam 3:28
Aku setahun , ini memperhatikan anakku disela keasikkanku berselancar di internet..
Mungkin hal yg tidak sama yg dilakukan para fbker lainnya
Nampak keasikkanku tak wajar bahkan terlalu sakaw didunia maya..
Aku tengah membuka wawasanku dengan membaca dan mencari informasi tentang Diklesia


Aku juga mengekpresikan semua dalam tulisan di blogku
Mengapresiasikan keberanianku tentang sebuah tulisan..dan kebenaran jika tak pantas dikatakan kejujuran.
Mungkin tak seindah para penyair atau penulis yg sesungguhnya
Aku terus mencari apa yang harus kulakukan untuk anakku
Untuk masa depan juga untuk spririt hidupnya, setidaknya akupun harus mencotohkan anak anakku
Bagai mana mampu mengaktualisasikan keinginan dan harapan..ketika aku mulai melihat masalah dari anak laki laki keduaku, aku tergerak untuk menjadi cerdas...bukan secara teori, setidaknya cerdas dalam ukuran otakku...bukan otak manusia lainnya.


Aku memanfaatkan teknologi tidak saja mencari kesenangan semu melainkan mengorek ngorek kegelisahanku, sampai aku yakin bahwa anakku seorang Disleksia..beberapa bulan sebelum hasil tes jelas..
Aku mencoba memberikan spririt buat anakku, bahwa tidak ada manusia bodoh dan sia sia
Jika mau berusaha menolong dirinya dengan mau berusaha...
Aku akhirnya memilih melanjutkan kuliah S1 hanya untuk memotifasi anakku, agar mau juga belajar dengan sungguh- sungguh.., Sekalipun usiaku tidak lagi muda namun aku ingin menunjukkan bahwa aku mampu lulus dengan target yg kutentukan,tidak harus komloud tapi tepat waktu...bahkan lebih awal... dan ternyata aku mampu lalui itu di februari kemarin, penuh perjuangan dan semangat bahwa bukan cuma teori aku harus melampaui semua dengan optimis...
Aku telah menemukan jawaban sebelum hasil test keluar...bahwa REnovito seorang disklesia..


Keinginan melanjutkan S2 harus kupupus..karena tak penting untukku jika anakku bukan siapa siapa akhirnya..
Aku baru saja mendapatkan hasil analis dari Psikolog untuk phscotest,IQ DAN EQ
Hasilnya luar biasa anakku Renovito tergolong inteligensi superior...tapi dia juga masuk katregori anak diklesia, aku hanya ingin berbagi tentang kesalah pahaman dalam menilai anak karena malas membaca dan menulis...kadang menganggap anak bodoh dan malas tampa memperhatikan factor dasar pengembangan anak...memperhatikan detail butuh waktu hingga anak memasuki usia sekolah dasar.Mungkin aku sedikit terlambat mengetahuinya krn setahun ini aku mulai menduga duga..
Seorang ibu tentu tidak akan pernah mengabaikan tanggung jawab kepada anaknya..
Baik menyediakan kebutuhan pangan,sandang juga kebutuhan skunder lainnya...lalu tidak juga mengabaikan perkembangan mental anak...
Itulah mengapa wanita dipanggil IBU...
Dia akan melindungi apapun itu, tak peduli apapun kondisi anak..dia akan perjuangkan yg terbaik buat sang buah hati...


DIKLESIA...sebuah kondisi ketidak mampuan anak dalam melakukan aktifitas membaca dan menulis, bukan karena ketidak mampuan fisik, karena masalah penglihatan.Tapi pada bagai mana otak mengulas dan memproses informasi ...
Sekalipun cerdas, jika tidak tepat penanganannya maka potensi jadi hilang karena tidak dapat mengembangkan potensi diri...aku sempat menyesal dan merasa bersalah apakah aku yg gagal menjadi seorang ibu, tapi nyatanya hal itu juga karena kelainan dr otak...hmm sama dgn ku yg juga ada sedikit masalah dgn otak..tak masalah buatku yang penting anakku dalam kondisi SEHAT..
aku hanya perlu sedikit ekstra kerja keras untuk memulihkan kondisi dimana dia harus tumbuh cerdas dengan hasil yang optimal, hasil test jelas menunjukkan bahwa dia anak pandai...
Buatku mengorbankan sedikit waktu itu terbaik dari pada akan mengorbankan seluruh usia kehidupannya....Sanggupkah aku..!! hanya waktu yang akan membawaku mengantar anakku sebagai mana layaknya Kakak dan Adiknya...setidaknya dengan kesadaran penuh tak ingin kubandingan diataranya.
kesuksesannya...terletak pada kemampuan nya bukan mengukur dengan kesuksesan orang lain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar