oleh Palupi Raharjo pada 26 Oktober 2010 jam 3:46
Panggil saja namaku Palupi
Atau ning nama kecil buat pangilan anak perempuan keturunan jawa
Aku sulung dari lima bersaudara yang pergi meninggalkan kota kelahiran dengan rasa gundah
Panggil saja palupi karena demikian mereka memanggilku di tanah jawa
Ning adalah nama kecilku yang bersal dari namaku Kusumaning Palupi
Bunga Teladan arti dari namaku...
Bunga teladan harapan kedua orang tuaku
Demikian mereka menamaiku agar aku menjadi teladan bagi diriku sendiri
Setidaknya itu yang kutanamkan dihatiku...
Namaku dikenal Palupi di tanah perantauan
Bukan ning gadis belia ditanah Palembang
Ning kecil dan palupi tetap saja sama keras hati dan pantang menyerah
Selalu ingin melakukan sesutu yang kadang diluar kendali
Selalu menutupi sesuatu yang tersimpan dihatii
Selalu saja katakan bisa walau dengan kemarahan yang tak biasa...
Apa yang kau cari palupi selalu saja bertanya hingga lelah
Palupi adalah doa yang dititipkan kedua orang tua kepadaku
Setidaknya demikian amanat itu harus tetap terjaga
Tetapi palupi adalah manusia biasa yang hanya menjalani dengan semampuku
Setidaknya aku tetap berdiri hingga setengah abad usia
Tak kuhiraukan apapun kata mereka karena aku tak boleh kalah
Karena aku ingin buktikan tentang sesutu yg seharusnya bisa kulakukan tampa menyerah
Seletih apapun perjalanan itu tetap saja aku harus melaluinya hingga usai waktu yg diberikan kepadaku
Pangil saja namaku palupi demikian aku membentuk diriku sebagai pribadi yang tak mudah berbagi...
Banyak kawan yang berbagi riang tetapi bukan sahabat yang bisa saling memahami...
Banyak saudara yang kutemui tetapi bukan tempat mencurahkan isi hati...
Hanya kepada Ilahhi aku berbagi saat malam sepi aku mencoba bermeditasi
Demikianlah aku tetap ada dengan harapan yg kusimpan dalam dalam
Jangan bertanya apa yang sudah kudapatkan
Tentang jati diri dan sebuah keyakinan
Karena semua itu cukup aku yg mengenggam tampa perlu kukatakan apa yg ingin kubanggakan
Pangil saja aku palupi jika cukup kalian mengerti cukuplah...
Tapi jika kalian tak mengerti sudahlah...
Tak penting sebagai apa dan menjadi apa
Buatku cukuplah aku menjadi diriku sendiri...
Demikian aku selalu mengingat ingat kebaikan mereka tampa perlu kuinggat ingat keburukannya
Setiap kebaikan yg kuberi aku melupakan kebaikan apa yang akan kuterima
Setiap duri yang terbagi kuibaratkan kebaikanku belumlah pasti menjadi kebaikan bagi yang lain
Karena aku percaya kebaikan tak pernah merugi
Aku selalu percaya apa yang kita semai sudah pasti akan menuai..
Apa yang kita tanam tentulah kita berhak memetik..
Sekalipun bisa jadi yang memetik orang orang disekitar kita maka berbagi itu indah...
karena kita akan peroleh keberuntungan yang berlipat ganda...pada akhirnya..
Pangil saja namaku jika kalian suka mengenalku...
Tapi lupakan saja jika memang itu tak penting untukmu...
Karena kesunyianku terlalu ramai dengan suara maka itupun cukup bagiku ....
Jika aku percaya tuhan titipkan kekuatan bagiku maka cukuplah kusyukuri itu....
Tapi jika aku tidak seperti harapan doa dari kedua orang tuaku maka hancurlah aku...
Karena itu panggil namaku PALUPI atau kesempatan itu tak pernah lagi aku temui...

Atau ning nama kecil buat pangilan anak perempuan keturunan jawa
Aku sulung dari lima bersaudara yang pergi meninggalkan kota kelahiran dengan rasa gundah
Panggil saja palupi karena demikian mereka memanggilku di tanah jawa
Ning adalah nama kecilku yang bersal dari namaku Kusumaning Palupi
Bunga Teladan arti dari namaku...
Bunga teladan harapan kedua orang tuaku
Demikian mereka menamaiku agar aku menjadi teladan bagi diriku sendiri
Setidaknya itu yang kutanamkan dihatiku...
Namaku dikenal Palupi di tanah perantauan
Bukan ning gadis belia ditanah Palembang
Ning kecil dan palupi tetap saja sama keras hati dan pantang menyerah
Selalu ingin melakukan sesutu yang kadang diluar kendali
Selalu menutupi sesuatu yang tersimpan dihatii
Selalu saja katakan bisa walau dengan kemarahan yang tak biasa...
Apa yang kau cari palupi selalu saja bertanya hingga lelah
Palupi adalah doa yang dititipkan kedua orang tua kepadaku
Setidaknya demikian amanat itu harus tetap terjaga
Tetapi palupi adalah manusia biasa yang hanya menjalani dengan semampuku
Setidaknya aku tetap berdiri hingga setengah abad usia
Tak kuhiraukan apapun kata mereka karena aku tak boleh kalah
Karena aku ingin buktikan tentang sesutu yg seharusnya bisa kulakukan tampa menyerah
Seletih apapun perjalanan itu tetap saja aku harus melaluinya hingga usai waktu yg diberikan kepadaku
Pangil saja namaku palupi demikian aku membentuk diriku sebagai pribadi yang tak mudah berbagi...
Banyak kawan yang berbagi riang tetapi bukan sahabat yang bisa saling memahami...
Banyak saudara yang kutemui tetapi bukan tempat mencurahkan isi hati...
Hanya kepada Ilahhi aku berbagi saat malam sepi aku mencoba bermeditasi
Demikianlah aku tetap ada dengan harapan yg kusimpan dalam dalam
Jangan bertanya apa yang sudah kudapatkan
Tentang jati diri dan sebuah keyakinan
Karena semua itu cukup aku yg mengenggam tampa perlu kukatakan apa yg ingin kubanggakan
Pangil saja aku palupi jika cukup kalian mengerti cukuplah...
Tapi jika kalian tak mengerti sudahlah...
Tak penting sebagai apa dan menjadi apa
Buatku cukuplah aku menjadi diriku sendiri...
Demikian aku selalu mengingat ingat kebaikan mereka tampa perlu kuinggat ingat keburukannya
Setiap kebaikan yg kuberi aku melupakan kebaikan apa yang akan kuterima
Setiap duri yang terbagi kuibaratkan kebaikanku belumlah pasti menjadi kebaikan bagi yang lain
Karena aku percaya kebaikan tak pernah merugi
Aku selalu percaya apa yang kita semai sudah pasti akan menuai..
Apa yang kita tanam tentulah kita berhak memetik..
Sekalipun bisa jadi yang memetik orang orang disekitar kita maka berbagi itu indah...
karena kita akan peroleh keberuntungan yang berlipat ganda...pada akhirnya..
Pangil saja namaku jika kalian suka mengenalku...
Tapi lupakan saja jika memang itu tak penting untukmu...
Karena kesunyianku terlalu ramai dengan suara maka itupun cukup bagiku ....
Jika aku percaya tuhan titipkan kekuatan bagiku maka cukuplah kusyukuri itu....
Tapi jika aku tidak seperti harapan doa dari kedua orang tuaku maka hancurlah aku...
Karena itu panggil namaku PALUPI atau kesempatan itu tak pernah lagi aku temui...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar